Desa Tulungrejo terus menunjukkan kemajuan pesat dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejak awal tahun 2025, jumlah pelaku UMKM lokal meningkat hingga 35%, didominasi oleh usaha kerajinan tangan, olahan pangan lokal, dan budidaya tanaman herbal.
Kepala Desa Tulungrejo, Bapak Sutrisno, menyampaikan bahwa pihak desa aktif memberikan pelatihan wirausaha, pendampingan digital marketing, serta dukungan permodalan ringan melalui koperasi desa. “Kami ingin memastikan warga memiliki akses untuk berkembang secara mandiri dan produktif,” ujarnya.
Tak hanya menambah penghasilan warga, geliat UMKM di desa juga menyerap tenaga kerja lokal. Banyak ibu rumah tangga dan pemuda desa yang kini terlibat dalam produksi maupun penjualan produk UMKM.
Produk-produk unggulan seperti keripik singkong rasa rempah, teh kelor organik, dan batik cap Tulungrejo kini mulai dipasarkan ke luar daerah melalui platform online dan pameran UMKM tingkat kabupaten.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak mitra, Tulungrejo berharap dapat menjadi desa percontohan dalam pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.

